Senin, 10 September 2012

HOW TO HANDLE....


DEBAT BAHASA INGGRIS

                 A.  PENGERTIAN
                1.      Debat merupakan kegiatan memperjuangkan argument tim dengan cara menyampaikan bukti-bukti yang kuat dan relevan agar argument tim menang.
                2.      Meyakinkan juri/adjudicator bahwa argnument tim adalah argument tim adalah argument yang valid, kuat, dan benar.
                    B.  PESERTA
Peserta debat disebut dengan DEBATERS
Debat bahasa inggris terdiri dari 2 tim yang saling berlawanan,
               1.      Tim positif (affirmative/government team). Tim positif adalah tim yang mendukung/setuju dengan topik(motion).
                2.      Tim negatif (opposition team). Tim negatif adalah tim yang menentang atau tidak setuju dengan 
                 Dalam setiap tim terdiri dari 3 debaters, yaitu:
         -          Pembicara pertama (first speaker)
         -          Pembicara kedua (second speaker)
         -          Pembicara ketiga (third speaker)
Ada juga yang disebut dengan reply speaker yang nantinya akan memberikan dan menyampaikan reply speech (overview debate) yang diambil yang diambil dari pembicara pertama atau pembicara kedua.
          C.  PENJURIAN
Dalam debat bahasa inggris, jumlah juri selalu ganjil unutk menghindari adanya “seri”. Juri dalam debat disebut adjudicator.
Dalam debat bahasa inggris ada juga yang disebut dengan chairperson yaitu orang yang memimpin jalannya debat, dan ada juga time keeper yaitu orang yang bertugas menghitung waktu bicara debaters. Standar waktu bicara untuk tiap debater adalah 7 menit.
        D.  TOPIK DEBAT
Topik yang diperdebatkan dalam debat bahasa inggris disebut MOTION. Motion biasanya diawali dengan,
THW(This House Would....)
THBT (This House Believe That....)
Apabila motion diawali dengan dengan THW, ini berarti proposal debate, maksudnya adalah peserta debat harus memberikan argument yang disertai dengan solusi dan langkah-langkah yang harus dilakukan (peserta harus mengajukan proposal) dalam solusi tersebut. Apabila motion diawali dengan THBT maka debat itu adalah philosophical debate, maksudnya adalah dalam debat itu nantinya hanya akan memperdebatkan bahwa sesuatu hal (yang disebutkan dalam motion tersebut) benar atau salah, baik atau tidak, signifikan atau tidak, tanpa memberikan langkah-langkah atau solusi penyelesaian. Baik motion THW maupun THBT, semua argument harus selalu disertai dengan bukti-bukti dan fakta-fakta yang relevan dan kuat serta contoh-contih yang relevan. Motion ada yang bisa langsung diperdebatkan dan ada juga yang harus didefinisikan terlebih dahulu.
Contoh-contoh motions;
             -          THW stop importing rice
             -          THW ban alchoholic drinks
             -          THBT homeschooling is not good, dsb

      E.  CARA MENDEFINISIKAN MOTION
Mendefinisikan motion maksudnya adalah mendeskripsikan motion agar lebih jelas dan lebih fokus atau lebih spesifik. Yang berhak mendefinisikan motion adalah affirmative team (team positif). Sedangkan tim negatif hanya berhak menyetujui atau menentang definisi tersebut. Apabila tim negatif menyetujui definisi itu maka debat akan dilanjutkan sesuai dengan motion yang telah didefinisikan tersebut. Perlu diketahui oleh semua debaters bahwa yang diperdebatkan adalah theme line bukan definisi ataupun motion debat. (theme line akan dijelaskan lebih lanjut nanti)
Jika tim negatif tidak setuju dengan definisi yang diajukan oleh tim positif, maka tim negatif harus menentang definisi tersebut dan memberikan definisi baru yang benar. Tindakan menentang definisi yang disampaikan oleh tim positif ini dinamakan dengan CHALLENGE DEFINITION. Akan tetapi tim negatif harus benar-benar teliti dan hati-hati sebelum melakukan CHALLENGE DEFINITION ini, karena definisi yang bisa ditentang hanyalah definisi yang,
         -            TRUISTIC                                       : definisi yang sudah benar dan tidak dapat diperdebatkan lagi
        -          TAUTOLOGICAL/ CIRCULAR         : definisi yang berputar-putar sehingga tidak jelas pointnya
         -          SQUIRELLING                                : definisiyang tidak ada kaitannya dengan topik
          -          TIME AND PLACE SETTING           : definisi yang mengambil setting background dengan waktu yang tidak tepat, misalnya mengambil kejadian yang sudah sangta tidak up to date, sehingga sulit diperdebatkan.
Untuk mendefinisikan motion, kita harus mengambil kata kunci yang penting dari motion tersebut dan mendefinisikannya sesuai dengan topik yang aktual yang bisa diperdebatkan. Misalnya, kita ambil motion “THW ban alchoholic drinks”. Disini ada dua kata penting, yaitu “ban” dan “alchoholic drinks”, kita harus mendefinisikan kata tersebut tidak sekedar definisi berdasarkan kamus. Ban (melarang=prohibit=not allow) maksudnya melarang yang bagaimana dan seperti apa.
Kemudian kata “alchoholic drinks” juga harus didefinisikan, tidak hanya sekedar “minuman beralkohol” saja tetapi juga perlu disertakan dengan “minuman beralkohol dengan kadar .....%”, dengan disertai ALASAN POKOK yang merupakan IDE POKOK atau yang biasa disebut dengan THEME LINE. THEME LINE ini menjawab dari pertanyaan MENGAPA. Mengapa suatu hal harus dilarang, mengapa hal harus dihentikan, mengapa suatu hal tidak harus dilarang, dsb. Theme line inilah yang akan diperdebatkan dalam debat bahasa inggris.
INGAT: Definisi dari tim positif harus JELAS, LOGIS sesuai motion, dan bisa diperdebatka/ada untuk diperdebatkan (debatable).
        F.   ARGUMENT
Setiap argument yang baik harus selalu memuat A-R-E-L, yaitu
Assertion         : kalimat berisi pernyataan dari argument yang akan disampaikan.
Reasoning       : alasan yang mendukung pernyataan argument.
Evidences        : bukti-bukti dan fakta-fakta yang mendukung argument dan alasannya.
Link back         : mengaitkan kembali dengan pokok bahasan (theme line)
          G.  REBUTTLE
Rebuttle adalah sanggahan dari argument lawan, yang harus di-rebut adalah argument pokok dari tim lawan. Rebutlle biasanya berdasarkan pada:
           -          Fakta yang salah (error facts)
           -          Bukti yang tidak relevan (irrelevan proof)
            -          Hal-hal yang tidak masuk akal (illogical)
          H.  JOB DESCRIPTIONS OF DEBATERS
AFFIRMATIVE TEAM
First speaker:
                     -          Menyampaikan motion
                     -          Memberikan background (latar belakang mengapa bisa muncul motion seperti itu, background ini dikaitkan dengan berita aktual yang berkaitan dengan motion)
                   -          Menyampaikan definisi dari motion
                   -          Menyampaikan room of debate (apa yang akan diperdebatkan dalam debat nanti)
-          Menyampaikan stance dari timnya (posisi dari timnya, apakah setuju atau tidak setuju dengan topik, tim positif akan selalu setuju dengan theme line, sedangkan tim negatif tidak setuju)
-          Menyampaikan theme line
-          Menyampaikan team split (pembagian kerja tim)
-          Menyampaikan argument pokok
-          Menyimpulkan dan mengaitkan dengan topik
Second speaker:
-          Me-rebut argument pokok first speaker tim negatif
-          Mengklarifikasi lagi kasus tim positif
-          Menyampaikan argument pokok second speaker
-          Mengaitkan argument pokok dengan topik/theme line
-          Menyimpulkan dan menyampaikan kembali theme line tim positif
Third speaker:
-          Me-rebut argument pokok second speaker tim negatif
-          Mengklarifikasi kasus tim positif
-          Mengulas kembali argument yang telah disampaikan oleh first dan second speaker tim positif
-          Menekankan kembali rebutal yang disampaikan oleh first dan second speaker tim positif, sambil terus menentang argument tim lawan
-          Memberikan lebih banyak contoh yang relevan dengan topik
-          Menyimpulkan apa yang disampaikan dan mengaitkan kembali apa yang disampaikan dengan topik
-          INGAT: pada third speaker tidak boleh ada NEW MATTER (argument/materi baru). Tugas utama pembicara ketiga adalah: ATTACK and give more examples. (umumnya ¾ dari waktu bicara untuk rebutal)
NOTE: yang berhak menyampaikan argument hanya pembicara 1 dan 2, karena waktu pembicara 1 banyak tersita untuk definisi, background, team split, dsb, maka argument yang paling inti sebaiknya disampaiakan oleh pembicara 2.
NEGATIVE TEAM
First speaker:
-          Merespon definisi yang disampaikan oleh first speaker tim positif; menyampaikan apakah menerima atau menolak definisi tersebut (accepts or challenges the defiintion)
-          Rebut / sanggahan argument yang disampaikan first speaker tim positif
-          Menyampaikan theme line tim negatif
-          Menyampaikan theme split (pembagian kerja) tim negatif
-          Menyampaikan argument pokok
-          Menyimpulkan dan mengaitkan dengan topik
Second speaker:
-          Me-rebut argument pokok second speaker tim positif
-          Rebuild kembali/ tegakkan lagi kasus /theme line tim negatif
-          Menyampaikan argument pokok second speaker negatif
-          Mengaitkan argument dengan theme line atau topik
-          Menyimpulkan dan menyampaikan kembali theme line tim negatif
Third speaker:
-          Rebut argument yang telah disampaikan oleh tim positif
-          Sampaikan kembali theme line / kasus yang disampaikan tim negatif; mengulas kembali argument yang telah disampaikan first and second speaker tim positif
-          Menekankan kembali rebutal yang disampaikan oleh pembicara 1 dan 2 tadi, sambil terus menentang argument tim lawan
-          Memberikan lebih banyak contoh yang relevan dengan topik
-          Menyimpulkan apa yang disampaikan dan mengaitkan kembali apa yang disampaikan.
-          INGAT: pada third speaker tidak boleh ada NEW MATTER (argument/materi baru). Tugas utama pembicara ketiga adalah: ATTACK and give more examples. (umumnya ¾ dari waktu bicara untuk rebutal)
REPLY SPEAKER
Reply speaker untuk tim positif maupun tim positif memiliki tugas:
1.      Overview the debate (mengulas kembali apa isi debat yang telah berlangsung tadi):
-       Clash of the debate (ketidakcocokan antara tim negatif dengan tim positif tadi, perbedaan pendapat yang terjadi tadi disampaikan)
-              Menyampaikan argument apa saja yang telah disampaikan timnya
-        Menyampaikan argument apa saja yang telah disampaikan tim lawan
-       Menyampaikan kelebihan dari argument timnya dan kelemahan dari argument tim lawan
-       Menekankan bahwa argument timnya lebih bagus dan lebih berhak untuk menang berdasarkan kelebihan argument timnya tadi. Jangan lupa untuk tetap dikaitkan dengan topik yang diperdebatkan.
2.      Reply speech bukanlah rebutal, jadi di sini sudah tidak boleh ada lagi rebutal, maupun hal-hal atau contoh-contoh baru.
3.      Yang bisa menjadi reply speaker adalah pembicara pertama atau pembicara kedua.

I.    TIMING DALAM DEBAT BAHASA INGGRIS
Tiap debater diberi waktu 7 menit untuk menyampaikan subtantive speech-nya (watu berbicara pada pembicara 1,2, dan 3). Tapi tidak untuk reply speech, untuk reply speech ini biasanya hanya 5 menit saja.
Jadi, untuk masing-masing tim diberi waktu:
-          First speaker          : 7 menit (subtantive speech)
-          Second speaker     : 7 menit (subtantive speech)
-          Third speaker        : 7 menit (subtantive speech)
-          Reply speech         : 5 menit (reply speech)
Pada subtantive speech tersebut, pada setiap menit ke-6 akan diberi tanda ketukan satu kali oleh time keeper. Diberi ketukan 2 kali pada menit ke-7, dan ketukan berulang-ulang pada menit ke-7 lebih 20 detik. Apabila terjadi undertime (kurang waktu, misal kurang dari 6 menit) akan mengurangi nilai. Apabila sudah diberi ketukan berulang-ulang tapi pembicara belum berhenti berbicara, maka apa yang dibicarakan atau disampaikan sudah tidak akan didengarkan lagi oleh juri, dan hal ini juga bisa mengurangi nilai.
Pada reply speech, pada menit ke-4 akan diketuk 1x, menit ke-5 akan diketuk 2x, dan pada menit ke-5 lebih 20 detik akan diketuk berulang-ulang.

J.  ASPEK YANG DINILAI DALAM DEBAT BAHASA INGGRIS
Ada 3 aspek yang dinilai dalam debat bahasa inggris:
1.      Manner dinilai 40%, meliputi:
Delivery (public-speaking skills): bagaimana cara penyampaian argument, efektif atau tidak.
Vocal style (volume suara), penggunaan bahasa, penggunaan catatan, kontak mata, gesture (gerakan-gerakan tubuh), posisi berdiri (stance), pakaian, humor, personal attack on opponents
2.      Methode dinilai 20%, meliputi:
Structure and organization (struktur/sistematika penyampaian pidato, urut atau tidak mulai dari awal sampai akhir sesuai dengan tugas sebagai first, second atau third speaker)
Overtime or undertime?
Kemampuan untuk merespon kasus/argument yang disampaikan lawan
3.      Matter dinilai 40%:
Materi /isi yang disampaikan dalam speech-nya, apakah relevan atau tidak, berbobot atau tidak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar